Bendera Merah Putih dan Planet Earth Flag berbahan rami Wonosobo tampil dalam World Fashion Exhibition 2026 di New York. Di baliknya, ada upaya membangun rantai industri serat alam dari petani hingga produk fesyen bernilai tambah.
Dari pegunungan Wonosobo, Jawa Tengah, sebatang tanaman rami menempuh perjalanan panjang sebelum berubah menjadi kain. Batangnya dipanen, seratnya dipisahkan, dibersihkan, dipintal menjadi benang, lalu ditenun.
Setelah melewati tangan para pekerja dan perajin di sejumlah daerah, serat alam itu menjelma menjadi dua karya yang membawa identitas Indonesia sekaligus pesan tentang keberlanjutan: bendera Merah Putih dan Planet Earth Flag.
Keduanya menjadi bagian dari cerita Indonesia dalam World Fashion Exhibition (WFE) Times Square 2026 di New York City, Amerika Serikat, yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober 2026.
Mengusung tema A Global Celebration of Sustainable Fashion and Cultural Unity, pameran ini menghadirkan karya fesyen dari berbagai negara dengan penekanan pada keberlanjutan lingkungan dan keragaman budaya.

Kehadiran rami Wonosobo dalam momentum tersebut memperlihatkan sisi lain industri fesyen Indonesia. Selama ini, perhatian terhadap fesyen berkelanjutan kerap tertuju pada desain, inovasi material, dan pengurangan penggunaan bahan sintetis.
Padahal, persoalan yang tidak kalah penting adalah bagaimana bahan baku diproduksi, siapa yang terlibat dalam rantai pasok, serta seberapa besar nilai ekonomi yang dapat diciptakan sejak tahap pertanian.
Di titik itulah perjalanan rami Indonesia menjadi relevan.